About
“Helar, Ngahelar ngaliwat imah kabogoh hayang katenjo supaya ditanya at. diaku; ting. hero, heroy.
Helaran iring-iringan mapay-mapay jalan gede nembongkeun panganten at. budak nu rek disunatan minangka ngingetan ondangan; nu sok ngayakeun ~ teh bareto nu baleunghar.”
***
Helar (
ngahelar) is an expression that comes from Sundanese language. It refers to the act of expressing our self to gain attention from the others. This term is also rooted from the Sundanese culture,
indigenous ethnic group in the western part of the Java Island in Indonesia.
helar.festival.bdg aims to cultivate the emerging practice in contemporary creative culture both in local and global context. Being rise within the mediated global and local environments, helar.festival.bdg incorporate various activities and programs that are presenting a wide selection of creative work in the field of music, film, art, architecture, media, design, public art, traditional culture & heritage. It engages the local creative scene with global audience to challenges the common notion on contemporary culture and its creative practice today.
Helar Festival adalah sebuah rangkaian kegiatan perayaan yang ditujukan untuk menampilkan berbagai potensi ekonomi kreatif yang berkembang dalam lingkup kota Bandung. Kegiatan ini merupakan salah satu program yang dikembangkan oleh
Bandung Creative City Forum, sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengembangaan platform ekonomi kreatif yang berkelanjutan di kota Bandung. Upaya untuk mengembangkan platform ekonomi kreatif di kota Bandung selama ini dirintis secara mandiri oleh berbagai komunitas masyarakat yang tergabung dalam Bandung Creative City Forum. Selain Helar Festival, forum ini juga menginisiasi pengembangan strategi branding dan membangun jaringan kerja sebagai upaya untuk mengukuhkan kota Bandung sebagai kota kreatif yang siap berkompetisi secara global.
Penamaan kata “Helar” diambil dari ungkapan bahasa Sunda yang dimaknai sebagai sebuah kegiatan menampilkan berbagai potensi diri untuk mendapatkan perhatian dari sekeliling. Diharapkan melalui kegiatan ini berbagai potensi kreatifitas yang dimiliki oleh masyarakat kota Bandung dapat diapresiasi dan dikenali keberadaannya oleh masyarakat luas, baik di tingkat lokal maupun internasional.