Bandung, 16 Oktober 2009, Reputasi Bandung sebagai tempat tempat wisata, lokasi perguruan tinggi terkemuka, pusat mode dan busana, serta kota yang melahirkan beragam band/kelompok musik progresif, telah berdampak pada tumbuhnya industri kreatif yang didukung oleh ketersediaan beragam sumber daya.
Didasari iklim yang kondusif di bidang kreatifitas ini dan dukungan masyarakat yang terbuka terhadap ide-ide yang inovatif, BCCF atau Bandung Creative City Forum menyelenggarakan Helar Festival 2009. Ini juga sejalan dengan program pemerintah yang menetapkan tahun 2009 sebagai tahun industri kreatif. Sebuah Keputusan yang sangat tepat karena industri kreatif dengan 14 sektor di dalamnya saat ini merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Situs Departemen Perdagangan menginformasikan industri kreatif menyumbang rata-rata 6,3% terhadap produk domestik bruto Indonesia selama periode 2002-2006. Kami percaya masa depan Indonesia bisa diselamatkan melalui ekonomi kreatif yang berbasis kekuatan ‘human capital’ yang kreatif dan innovatif.
Tahun ini Helar Festival merupakan tahun penyelenggaraan kedua, dan bisa disebut sebagai Festival kreativitas terbesar di Asia. Sebanyak 65 event dalam bentuk festival, workshop, pameran, kompetisi, hingga pertunjukan akan digelar secara marathon dari pertengahan Oktober hingga akhir Desember dalam bendera HELARFEST 09.
Helarfest 09 adalah satu dari beragam program yang dikembangkan BCCF untuk menjadikan Bandung sebagai kota kreatif dengan kompetensi internasional. Program Creative Entrepreneur Network (CEN) yang bekerjasama dengan kota-kota di Asia dan Inggris adalah salah satu program unggulan lainnya.
Pada HELARFEST tahun ini, sebanyak 65 acara telah teragendakan mencakup kegiatan festival, pameran, workshop dan kompetisi. Ini meningkat dua kali lipat dari penyelenggaran tahun lalu yang menggelar 31 mata acara. Salah satunya, Braga Bike Festival yang menjadi ajang komunitas motor besar yang akan berpawai menyelenggarakan gathering dan bakti sosial. Selain itu, Kickfest yang telah menjadi event tahunan industri clothing akan menjadi pameran dan penjualan terbesar clothing dan distro nasional. Masih ada Jendela Ide Sabuga, Children and Youth Artspace yang akan menjadi ajang anak muda di bidang seni.
Helar Festival 2009 akan diramaikan serta memberi ruang kepada para musisi untuk tampil sekaligus menjadi tempat bagi para penikmat musik untuk mengapresiasi. berbagai jenis aliran musik. Pencinta musik elektronik dapat menikmati konser Nu Subtance, Parade Jazz Rock dan Metal Bandung, World Jazz dan Bandung Deathfest IV.
Alunan musik dari bambu, merdunya alunan gamelan musik Sunda, bait-bait pupuh yang mengandung pesan luhur atau tarian yang memesona dapat juga dirasakan dalam Helarfest 2009. Diantaranya ; Angklung Pa Daeng Musik Festifal, Helaran Sunda, Festival Bambu Nusantara III, dan Parade Angklung.
Selain itu akan ada pameran patung dan karya furniture di ruang publik, selama bulan Nopember pada publik Art Festival dan Bandung Public Furniture, Bandung Fashion Festival, Kala Bandung – sebuah bentangan yang memuat foto-foto dan kisah sejarah Bandung, Origami Festival, Art Gallery Open House, National Art Flower Festival, dan ICT expo, serta BACOX (Bandung Comics Expo), T-Look, dan Dago Jazz Camera.
Agenda Kota
Helar Festival 2009 diharapkan dapat menjadi agenda rutin kota Bandung. Dukungan dana, perijinan dan fasilitas kota terhadap penyelenggaraan Helar Festival telah datang dari pemerintah daerah khususnya Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dan Kepolisian Wilayah Kota Besar Bandung. Diharapkan Helar Festival 2009, selain meningkatkan gairah kreativitas ke seluruh lapisan masyarakat, juga mampu meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke Bandung, dan pada akhirnya akan melahirkan efek bola salju; diantaranya memunculkan transaksi ekonomi, menyerap lapangan kerja, dan menginspirasi kaum muda untuk jadi pengusaha. Ini tentu dapat membantu program pemerintah dalam mengatasi pengangguran yang sedang gencar-gencarnya dipromosikan.
Dengan berpegang pada budaya kreatifitas masyarakat kota Bandung dari generasi ke generasi, Helar Festival diharapkan dapat terus berlangsung. Namun yang lebih penting lagi, Helar Festival tidak sekedar menjadi kegiatan rutin. Ini akan menjadi media dan wahana bagi masyarakat belajar mengapresiasi dan bertukar pikiran tentang kreatifitas agar memiliki nilai dari sudut ekonomi.
Tentang BCCF
Bandung Creative City Forum (BCCF) adalah kelompok pegiat dan pelaku usaha kreatif kota Bandung yang terdiri dari individu dan komunitas. Berdiri sejak tahun 2008, beragam profesi bergabung didalamnya antara lain arsitek, desainer, pekerja seni, pekerja musik, akademisi, praktisi & pekerja TI, pelaku usaha pariwisata, dan jurnalis. Seluruh kegiatan BCCF bersifat nirlaba dan diperuntukan sepenuhnya untuk pengembangan kota Bandung dalam bidang dan karya kreatif. BBCF juga merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Bandung dalam membawa Bandung sebagai kota kreatif dengan kompetensi internasional di benua Asia.
sumber : www.helarfest.com




