Lightings have always been able to create ambience for any of our activities, no matter where we are. When the lamps lifespan ends, Annisa Fardha Nabila and Aulia Amanda Santoso revives them, turning them into our eating companion.
Lampu membantu menciptakan setiap suasana, saat berkegiatan entah dimanapun tempatnya. Saat masa pakainya sebagai penerang telah habis, Annisa Fardha Nabila dan Aulia Amanda Santoso menghidupkan lampu-lampu tersebut untuk menemani makan bersama kita.
When talking about ‘designing recycled products’, the first thing that comes to mind is ‘power’, one we can achieve by stacking or arranging a certain amount of objects with the right joints, creating a strong based product, or an easily achieved interesting appearance by ‘repetition’. These two were sharp enough to use the inside part of the bulb as a container, and the result? Each bulb has its own function and beauty.
Ketika berbicara ‘mendesain produk recycle’, hal yang paling sering terpikirkan oleh saya adalah ‘kekuatan’ , yang bisa didapatkan dari menumpuk atau merangkai beberapa benda dengan sambungan yang benar sehingga kuat menahan beban, atau tampilan menarik yang cepat didapat dari ‘repetisi’ . Tapi mereka cukup jeli dengan memanfaatkan bagian dalam lampu menjadi wadah, dan hasilnya?  setiap buah lampu memiliki fungsi dan keindahannya sendiri.


Recyclamp consists of three products, a spice container, salt and pepper shaker, and a small flower vase. But wait, are used bulbs safe to use as food containers? The answer is definitely. The white powder on the insides of the bulb is fluorescent powder, which isn’t dangerous. Only a little effort is needed to clean it.
Recyclamp terdiri dari tiga produk, yaitu spice container, salt and pepper shaker, dan vas bunga kecil. Tapi tunggu-apakah lampu bekas aman untuk dijadikan wadah makanan? Jawabannya ya. Bubuk putih yang ada pada bagian dalam lampu merupakan bubuk fluorescent dan tidak berbahaya. Hanya butuh sedikit usaha untuk membersihkannya.
One Comment
fitorio
nice !