Nature and design. Two things that when combined, can produce amazing creations.
These two elements are adapted by Ka-Lai Chan in the “Salt and Pepper Tree” creation.
In the beginning, this design was made for a project that was going to be entered into a competition by Iittala. Iittala is from Finland, and that’s what Ka-Lai Chan used as her inspiration for this design.
Alam dan Desain. Kedua hal yang jika dipadukan, akan menghasilkan suatu karya yang sangat luar biasa.
Kedua hal inilah yang diadaptasi oleh Ka-Lai Chan dalam karya nya “Salt and Pepper Tree”.
Pada awalnya, desain ini merupakan sebuah proyek yang akan diikutsertakan dalam sebuah kompetisi desain untuk Iittala. Iittala berasal dari Finlandia, dan hal itulah yang digunakan oleh Ka-Lai Chan sebagai inspirasinya untuk desain ini.
www.kalaichan.nl

“The Salt and Pepper Tree” represents a
branch. What’s used here, is the idea of how a new tree branch grows from the old branch.
The material used are wood (taken from real tree branches) and porcelain. For the porcelain shakers, Ka-Lai used the tree branch to create the form and as a the shakers mold.
This product would be the perfect addition for your kitchen, with it’s design and main idea infused in it, this creation has its own special value. No matter what, “nature” and “design” is a combination that can’t be separated.
“The Salt and Pepper Tree” merepresentasikan
Branch (cabang). Yang diangkat dalam karya ini adalah, bagaimana sebuah cabang pohon baru tumbuh dari sebuah cabang pohon yang lama.
Material yang digunakan adalah kayu (diambil dari cabang pohon asli) dan porselen (porcelain). Untuk porcelain shakers, Ka-Lai menggunakan cabang pohon untuk menghasilkan bentuknya. Ia menggunakan cabang pohon sebagai material untuk membuat cetakan porcelain shakers tersebut.
“The Salt and Pepper Tree” akan menjadi sebuah perlengkapan dapur yang sangat sempurna, dengan desain dan ide awal yang diambil, maka karya ini akan memiliki nilai tersendiri. Bagaimanapun “Alam” dan “Desain” adalah perpaduan yang tidak dapat dipisahkan.
*photos courtesy of Ka-Lai Chan
www.kalaichan.nl